BERUBAH

 

 

flowers-meadow-wood-forest

Makin tua gw makin merasa kalau makin banyak peluang buat gw untuk sakit hati sama kelakuan manusia-manusia ajaib. Sama seperti apa yang belum lama ini terjadi dalam hidup gw. Orang-orang yang notabene dekat malah memberi luka dihati. Tadinya mau gw  tulis disini, cuma ga usahlah memberi mereka panggung.

Lagian, gw kembali diingatkan sama kata-kata Papa “Jangan pernah berharap sama manusia, manusia mengecewakan. Bahkan Papa pun bisa ngecewain Py. Taruh pengharapan hanya sama Tuhan. Py ga akan pernah kecewa”. Ok Boss.

Maka gw dan Ai kemudian memutuskan untuk mengampuni mereka dan membiarkan luka itu sembuh dalam setiap doa baik yang kami ucapkan untuk hidup mereka. Luka yang sembuh masih meninggalkan bekas. Hubungan mungkin ga akan kembali balik seindah dulu, tapi setidaknya tiada tuduhan dalam hati.

Dengan mengampuni, kami pun memutuskan untuk berubah. Kami gak mau jadi sama seperti mereka. Jangan sampai.

Sekarang fokus pada apa yang penting. Hubungan gw dengan manusia manusia lain yang masih bagus akan gw pelihara dengan baik. Makanya jangan kaget kalau gw tetiba berubah jadi manusia yang penuh perhatian.

Py,

Yang memilih bahagia.