Komentator

Siapa yang nonton Debat CaGub CaWaGub kemarin? Gw nonton dan heboh sendiri. Haha.. Saking kocaknya sampai gw update status FB yang berisi gw menantikan meme-meme lucu soal ini.

Dan bener aja, belum juga kelar acara Debat..ehh dah muncul aja di timeline medsos.. Haha.. Tapi ga gw taruh sini lah, cari aman bok, syerem kena UU ITE XD Apalagi banyak yang baperan kan.

Nah yang mau gw tulis disini soal komenan orang-orang yang ngaku ber-KTP Jakarta ke gw mereka yang bukan pemegang KTP Jakarta. Isinya ya paling “Ngapain sih pada komen, KTP Jakarta juga enggak” atau “Udah dehhh.. Ga usah ribet, ga bakal nyoblos mereka juga kan 15 Februari nanti“.. Dan lain-lainnya yang mirip-mirip.

Pas baca status atau komenan begitu gw cuma bisa bilang.. Hellaaawwww..

Gini lho pakbapak, buibu, deade, kakakak sekalian..  Pertama, acara Debat itu tayangnya di stasiun-stasiun TV nasional. Yang mana ditonton oleh semua orang (dan ga terbatas ke yang cuma punya tv aja karena ada banyak web-web live streaming) yang mau nonton. Mau yang ber-KTP DKI atau engga. Beda halnya kalau cuma ditayangkan di JakTv misalnya, bisa lah diklaim cuma buat yang KTP DKI aja. Tayangan Debat itu sudah mengambil hak nonton orang-orang daerah lain, jadi ya wajar aja dong kalau ikutan komen juga. Ibarat kata nih, masalah rumah tangga lo, orang lain ga akan tau sampai lo update ke publik. Pas udah diupdate, ya mesti siap dikomenin sama yang baca. *mirip2 blog juga kan ya* XD

Kedua, ada Ahok dideretan Cagub nya. Iya, harus diakui bahwa magnet terbesar kenapa gw masyarakat pada kepoin dan komentarin PilGub kali ini ya karena sosok Pak Ahok!. Gak bisa dipungkiri bahwa masyarakat (terkhusus yang muda2) semacam bangkit dari tidurnya. Yang tadinya pada males-malesan ngomong politik, atau bahkan GolPut jadi semangat karena ada sosok Jokowi sama Ahok. Ya gimana engga, lihat aja kinerjanya mereka dah keliatan banget!!.. Semenjak mereka menjabat di DKI, dan dilanjutkan Ahok, entah sudah berapa banyak pekerjaan terselesaikan, dan semua itu di liput tentunya. Sekarang, ketika Ahok tanding lagi, ya menarik lah untuk disimak, ditambah banyaknya drama yang mengiringi, makin mantaplah buat dikomenin.

Cuma ya satu sih yang penting, ga usah lah terlalu baper lah. Biasa aja nyikapin perbedaan pendapat. Ga usah pakai hati, apalagi sampai berantem sama teman, saudara, tetangga, atau bahkan pasangan sendiri. Ingat, dalam Politik ga ada kawan atau lawan yang abadi. Lagian nih, kalau tagihan datang, yang bayar bukan CaGub atau CaWaGub yang kita elu-elukan kan? Atau kalau kita sakit yang bawa kita ke dokter bukan mereka juga kan? Setelah pesta demokrasi ini selesai kita kembali hidup bermasyarakat seperti biasa.

Jadii.. Yang punya KTP Jakarta juga santai aja kalau banyak diluar itu yang komentar. XD

Advertisements