L Masuk Daycare

Di postingan terakhir saya baru saja cerita soal dilema saya sebagai Ibu Kantoran. Yang tadinya merasa tenang karena L dijaga Mertua. Tapi tetiba dalam sehari saja semua berubah. Saya ga bisa cerita disini kenapanya tentu saja. Tapi intinya L sudah tidak dipegang mertua lagi.

Saya memutuskan untuk mengambil cuti dikantor selama 2 hari tanggal 29 sampai 30 Agustus 2016. Tujuannya jelas, saya butuh waktu untuk melakukan survei daycare. Sejak awal saya memang sudah pegang 2 nama daycare yang secara lokasi lumayan dekat dengan kantor kami. LO- Daycare yang berlokasi di dekat Tomang. yang dekat dengan kantor suami. Dan Harvest Daycare yang berlokasi di Gedung Veteran Semanggi dekat dengan kantor saya. Jadilah hari senin kemarin saya survei keduanya.

Karena searah dengan kantor suami, dia pun berinisiatif untuk menemani saya survei LO. Saya disambut Miss Paulin yang ternyata adalah Kepala Sekolah disitu. Kami ditunjukkan semua ruangannya dan dijelaskan secara terperinci mengenai daycare ini. Kesan yang saya pribadi dapatkan dari daycare ini baik.

Saya suka karena ruangannya luas, terus ada area bermain didalam dan luar ruangan. Kemudian sirkulasi udara juga bagus. Dapurnya bersih dan yang terpenting semua orang yang disitu ramah. Err.. Biasanya namapun masih survei pasti akan disambut dengan ramah ya XD

Selesai survei LO saya langsung menuju Harvest Daycare. Mungkin karena sudah lihat LO duluan saya langsung ga sreg dengan tempat ini. Apa karena tempatnya didalam gedung ya? Entahlah. Pengurusnya baik, saya malah ditunjukkin daycare lain yang sekiranya lebih dekat dari kantor. Kemarin saya ketemu dengan Miss Gita dan Miss Anita. Pokoknya obrolannya nyambung karena ternyata beliau asal Minahasa.

Berikut biaya di Harvest Daycare tahun 2016:

IMG20160829091731

Karena lebih sreg dengan LO, kami pun memutuskan untuk L trial disana pada besok harinya 30 Agustus 2016. Biaya trial IDR 100k untuk sehari. Kami berdua mengantar L kemudian menceritakan ke suster yang akan pegang L soal segala kebiasaannya, minumnya, jam pupnya.. Semua lah. Lalu uami langsung lanjut ke kantor, dan saya numpang habisin waktu dikost dulu.

Nah, selama ini kan bisa dibilang L belum pernah terpapar dunia luar ya. Maksudnya ya kalau keluar rumah pun paling ke RS atau ke mall. Belum pernah yang beneran terpapar alam, kemarin itu pas trial tetiba tangan L bentol-bentol sampai 4 titikย  T_T Sampai sekarang pun masih belum tahu L bentol karena apa soalnya tidak terlihat ada nyamuk katanya. Curiga sih karena L dibawa ke taman mungkin terpapar apa gitu. Entahlah. Bagusnya sih dari pihak daycare melalui Miss Desy (MD) langsung komunikasikan ke saya lewat WA. MD tanya apakah L punya alergi atau tidak karena mau diolesi minyak sereh. Saya bilang gpp karena kemarin L pakai minyak telon My Baby yang mengandung minyak sereh ga kenapa-kenapa. Kemarin setelah dioles langsung mendingan sih.Tadi pagi juga dah mulai ok.

Akhirnya setelah mempertimbangkan semuanya, saya dan suami sepakat untuk L dititipin disini selama kami bekerja. Kami kemudian membayar biaya masuk dan biaya bulanan

Berikut rincian biaya dan fasilitas apa saja yang akan L dapatkan:

IMG20160829095447.jpg

Lumayan ya? Buat saya yang beli baju sendiri aja kemahalan dikit mikirnya 3 hari 3 malam, apalagi nominal segitu. Tapi itulah ternyata luar biasanya jadi orang tua ya. Kayaknya gampang aja gitu ngeluarinnya, selama anak aman dan bahagia rela saja ๐Ÿ˜€

Tadi pagi resmi ngantarin L. Berangkat dari rumah pakai Grabcar jam 7 pagi, sampai di daycare sekitar jam 7.20 kemudian kami melanjutkan perjalanan ke kantor masing-masing dengan menggunakan Grabbike. Nanti pas pulang akan dijemput suami. Masih masa-masa penyesuaian sih ya, cuma secara garis besar kami sudah dapat ritmenya sampai nanti kembali tidur dimalam hari.

Seharian ini kerjaan saya ngeliatin L terus lewat hp. Puji Tuhan anteng banget dan ga nyusahin susternya.

Dilema Ibu Kantoran. . .

itu adalah.. Anak dijaga siapa?

Tetap bekerja setelah melahirkan adalah keputusan saya pribadi dan tentunya didukung oleh suami dan keluarga. Dan karena ini adalah pilihan saya, gak pernah terbesit dalam benak saya tentang perasaan bersalah ninggalin L dirumah. Oleh karena itu saya memilih menjauh ketika topik soal “Working mom dan Stay at home mom” bergulir. Entah itu di dunia nyata maupun media sosial. Kecuali kalau yang nyinyir mau bayarin segala kebutuhan rumah tangga saya gpp deh saya dengerin XD

Yang penting saya pastikan benar L aman, sehat dan bahagia selama kami tinggal kerja.

Untuk saat ini saya tenang karena L dijaga dengan baik oleh Inang (mama mertua). Sayangnya, waktu itu kesepakatannya Inang bisa jaga L selama 3 bulan saja. Sejujurnya saya ga enak Inang balik lagi ke Jakarta. Apalagi kan kemarin itu terpisah dari Amang (papa mertua) setahun lebih. Cuma keputusan ini dibuat oleh suami dan ga bisa di ganggu gugat jadinya saya ikut saja.

Sejak awal opsi untuk memasukkan L ke daycare sudah muncul. Saya pun sudah pernah kontak salah satu daycare baru di Setiabudi. Tapi pas dikirimin Prospectus 2016 saya mundur teratur. Kenapa? Karena sebulan biayanya IDR 4 juta dan belum termasuk Admission Fee senilai IDR 2 juta dan Annual Development Fee senilai IDR 750k. Saya akui fasilitas yang dimiliki daycare ini bagus sekali, dan harga segitu worth it. Hanya saja dengan kondisi keuangan kami saat ini masih belum memungkinkan untuk bayar segitu. Sampai sekarang kami masih mencari opsi daycare lain yang sekiranya masuk dengan anggaran dan searah antara rumah dan kantor.

Mencari orang untuk jaga pun terus kami lakukan sampai sekarang. Cuma itu pun ga mudah. Orang tua saya sampai ke kampung-kampung disana untuk nyari. Kemarin sempat ketemu 2 orang tapi yang 1 tidak diijinkan anaknya, dan 1 lagi mau tapi kalau datang dia bawa anaknya yang berusia 2 tahun. Tentu saja Ortu ga setuju. Tar yang ada malah dia jaga anaknya sendiri. Mertua yang nyari ke saudara yang di Sumatra Utara sana juga belum dapat juga.

Ambil di Yayasan juga jadi opsi kami kalau memang dua opsi diatas ga menghasilkan. Cuma entah kenapa sejauh ini kalau baca pengalaman orang kok pada gak enak ya?. Entah si ART/Babysitter kabur setelah masa garansi habis, atau kerjanya ga beres, atau bilang ke rumah saudara dan ga balik lagi dan 1001 masalah lain.

Berharap banget sebelum waktu kepulangan Inang kembali ke Jayapura sudah menemukan pengganti.

Inti dari tulisan panjang diatas adalah:

Ada yang berpengalaman dengan daycare atau yayasan? Atau mau rekomen Daycare/Yayasan atau siapa kek gitu buat jaga L ๐Ÿ˜€ Monggo lho di share dikolom komen ๐Ÿ™‚

Sudah Ngerti ?

Meski sudah lewat sehari tetap mau ngucapin Dirgahayu Indonesia ke 71

Puji Tuhan bisa terlahir di Bangsa ini, berdoa biar berkat dan kemuliaan Tuhan makin nyata akan Tanah Air ku Indonesia.

Sama seperti yang selalu diomongin Bapak Gembala di Ibadah Raya:Yang ngutuki bangsa ini sudah banyak. Yang bisanya mengkritik bangsa ini sudah banyak. Yang bisanya menyalahkan pemerintah sudah banyak. Jadi yuk kita ambil bagian jadi masyarakat yang berdoa buat Indonesia dan para pemimpin. Yang mengucapkan berkat atas tanah tempat dimana kita hidup.

Perayaan kemerdekaan Indonesiaย  tambah memorable tahun ini karena akhirnya Owi & Butet (sok kenal bet) mempersembahkan Medali Emas untuk Indonesia. Baca beritanya (ga nonton T_T) aja dah bangga bukan main. Keren!!

Badminton - Mixed Doubles - Victory Ceremony

Source: Here

Nahh, diriku mau ngomongin tingkah si kecil kesayangan nih. Kemarin itu kan libur ya, jadi otomatis L ga dipegang mertua. Yang ada L seharian main terus. Tidur tuh kayak yang ogah banget. Haha.

Oh ya, sudah cerita belum ya? Jadi L itu sejak lewat sebulan usianya sudah ga mau lagi tidur sambil digendong. Kalau lagi main pun dia maunya digeletakin aja. Kalau pun kita maksa gendong, dia bakal narik lehernya menjauh dari tubuh kita terus matanya celingak celinguk. Kalau sama sekali ga mau ya dia bakal meronta. Cumaa.. Dalam proses dia tidur (kecuali siang karena sudah dibiasakan) sebaiknya ga boleh ada yang berisik (persis Opa dan Bundanya ini). Karena kalau engga prosesnya lama dan yang ada dia bakal rewel. Kalau sudah begitu ya L maunya tidur sambil digendong berdiri dan diayun.

Balik lagi soal cerita kemarin yang libur sehari. L ini ga mau tidur sama sekali. Yang biasanya siang meski ada suara dikasih empeng langsung bobo, kemarin engga dong. Tidur sih, tapi begitu diri ini mau ikut rebahan disebelahnya, ehh matanya ON.. Hahhaa.. Dan itu berlanjut sampai jam 12 malam kata Ai. Ai sempat tidur siang sebentar, gw jam 10 sudah tidur saking ngantuknya.

L tau kali ya kalau biasanya kan dia cuma berdua sama Ompung. Jadi mumpung Ayah Bunda dirumah hayuk kita main!. Beneran main yang ngoceh-ngoceh sambil ketawa menggemaskan gitu. Bukan rewel. Kan sayang yah kalau melewatkan momen. Yang ada untuk pertamakalinya gw ga menyaksikan pengibaran bendera di tv ๐Ÿ˜€ Abis ada si segalanya yang lebih indah untuk disaksikan.

Gw penasaran sih, bayi yang usianya hari ini 12 minggu beneran sudah mengerti atau cuma kebetulan? ๐Ÿ˜€ Ahh.. Gak sabar menanti akhir pekan ๐Ÿ™‚